Rabu, 30 Maret 2016

Love story:Dia merubah segalanya (Part 3)


 Sebelumnya...

Malam ini aku tidak bisa tidur,karena aku selalu bermimpi tentang kesakitan ku dimasalalu .
Setiap hari aku hidup dalam ketakutan .
Air mataku menetes kembali .
Sampai kapan aku melupakan kepahitan yang aku rasakan .
Sampai kapan aku hidup dalam ketakutan .
"Ya Allah ijinkan aku sekali saja untuk ku bisa tersenyum dan mengangkat semua ketakutan ku didalam hidup.."


 Apa tujuan nya ? (part3)

Seperti biasa aku berangkat pagi-pagi sekali karena aku takut telat lagi,dan tidak akan ada lagi yang menggenggam ku,karena kemarin hanyalah kebetulan saja menurut ku dan aku tak begitu memikirkannya...
aku berdiri dikelas sendirian dan melihat kejendela,sebenarnya dunia ini indah,namun aku terlalu takut menikmati nya,dunia tak memberi kesempatan aku untuk menikmati sinar mentari pagi tertawa ceria bersama teman-temanku,dunia tak memberi kesempatan ku untuk menikmati melihat ribuan bintang dilangit bersama orang yang aku kasihi dan dunia tak memberi kesempatan untuk ku tidur nyenyak dibawah terang nya rembulan..

taptaptap....terdengar suara kaki seseorang menuju kelas..
"siapa?bukannya ini masih cukup pagi.."ucapku melihat pintu itu,dan menunggu siapa yang menuju kesini..
suara itu semakin mendekat..
deg..deg..deg.. detak jantung ku setiap hari ketika teman sekelasku datang menuju kelas tetapi ini terlalu pagi untuk mereka datang dan membuat ku sangat ketakutan..

"Kaa..mu"kaget ku melihat seseorang muncul dihadapanku adalah seseorang yang mengenggam tangan ku kemarin..
"hay chill selamat pagiii.."sapa nya dengan senyuman manisnya..
"Selamat pagii,,apa yang kamu lakukan disini??"tanyaku tanpa basa-basi..
"bertemu dengan mu"jawabnya...
"darimana kamu tau aku datang sepagi ini?"tanya ku..
"sudah kubilang ,aku tau segalanya tentang mu.."jawab nya sambil berjalan mendekati ku..
"kamu siapa ?darimana kamu tau tentang aku?aku tidak mengenalmu dan apa tujuan mu?"tanya ku bingung..
 dia melangkah mendekati ku lebih dekat membuat nafas ku berhenti disaat itu juga..
"aku Arsyi ,aku sudah meperhatikan mu sudah lama,aku kakak kelas mu waktu kita duduk di bangku SD ,aku sengaja tinggal kelas disaat aku kenaikan kelas 3 SMP agar aku bisa 1 SMA dan 1 kelas dengan mu,namun Allah belum mengijinkan untuk ku bisa mendektimu..tujuan ku karena sudah lama aku mencintaimu.."jelasnya sambil memegang bahu ku..
"Aaa..paa,cinta ?"kaget ku..dan menatap matanya..
Dia medekati muka nya dan mengecup bibir ku..sempat membuat ku terdiam dan kehilangan nafas sesaat..
"apa yang kamu lakukan?"sentak ku kaget mundur menjauh darinya..
"maa..aaf ,aku tidak bisa menahan diri ku ,karena aku benar-benar mencintaimu,,sudah lama aku pendam perasaan ini .."lirihnya sedih ..
"apa benar kamu mencitaiku ?"tanyakuu mendekatinya..
"yaa "jawabnya pelan dan menatap wajahku..
"aku baru mengenalmu ,dan ketakutanku begitu besar selama ini,,aku aneh semua orang melihat ku begitu..aku takut sama semua orang .."ucap ku menunduk..
"aku tau,aku akan mengenggam tangan mu ketika kau merasa takut dan aku akan menunjukan mu bahwa dunia tak seburuk yang kamu pikirkan "katanya sambil mengenggam tangan ku..
sekali lagi dia mendekati wajah nya ke wajah ku ,dia mengecup bibir ku dan membuat ku terdiam,baru pertama ini aku merasakan sebahagia ini dan menikmati kecupannya..
"aku akan membahgiakanmu chill,aku akan menarik tangan mu dari kegelapan dan membawa mu menuju sinar yang terang.."ucapnya melepaskan kecupan nya..
"aku akan berusaha meyakinkan hatiku terhadapmu,karena terlalu banyak kepahitan yang aku rasakan"lirih ku sedih..
"akan aku tunjukan semua tanpa aku mengatakan nya .."ucapnya memeluku..
hari ini adalah hari terindah untuk ku yang pertama kali nya, setelah diumur ku 4 tahun aku tidak merasakan betapa bahagia nya bahkan aku lupa caranya bahagia.

Dia orang pertama kali yang mampu mengenggam tangan ku dan meyakinkan ku bahwa semuanya baik-baik saja selain si mbok,bahkan orang tua ku tak pernah perduli kepadaku..dia mampu membuat ku melewati semua orang..


tap tapp suara kaki anak-anak menuju kelas
mereka melihatku ,aku takut dan menunduk namun arsyi mengenggam tangan ku erat-erat dan meyakin kan ku semua akan hilang,rasa sakit dan segala rasa takut ku ..

......

Bersambung....




Reaksi:

4 komentar:

Poskan Komentar